Tasikmalaya, 01-02 dan 08 Februari 2021,  SMP Negeri 5 Tasikmalaya  melaksanakan workshop berkenaan dengan Pembelajaran Berbasis Aktivitas (PBA) guna meningkatkan kinerja Guru dalam menghadapi pembelajaran jarak jauh di masa pandemi covid 19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Pembelajaran Berbasis Aktivitas ini dapat dijadikan sebagai alternatif Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada Peserta Didik jenjang SMP  semester genap tahun pelajaran 2020/2021.

Seperti yang diketahui bersama penyebaran pandemi covid 19 yang semakin merebak mengakibatkan setidaknya ratusan ribu sekolah ditutup. Sehingga, jutaan Guru dan Peserta Didik melakukan kegiatan belajar mengajar dari rumah. Guna memastikan hak belajar setiap Peserta Didik  terpenuhi, meskipun dalam kondisi pandemi, pihak sekolah dan tim akademik senantiasa memberikan dukungan dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh dengan meningkatkan kompetensi guru, agar terciptanya pembelajaran yang lebih efektif.

Kegiatan Workshop diawali dengan menganalisis kompetensi dasar pada setiap mata pelajaran oleh masing-masing guru sesuai dengan mata pelajaran yang diampu. Adapun kurikulum yang digunakan merupakan Kurikulum Darurat  sesuai dengan kebijakan pemerintah yang melakukan penyederhanaan kurikulum nasional. Kemudian dilanjutkan dengan pembuatan modul PBA yang sesuai dengan analisis Kompetensi Dasar yang telah dirumuskan. Lalu kegiatan workshop dikanjutkan dengan adanya Showing dari  perwakilan tiga mata pelajaran yang dipilih secara acak. Kemudian ditutup dengan perumusan naskah pembuatan video pembelajaran yang menarik minat peserta didik.

Pembelajaran berbasis aktivitas sendiri merupakan proses pembelajaran yang mendorong dan mengembangkan keaktifan peserta didik dalam pemahaman konsep maupun teori melalui berbagai aktivitas pengalaman pada berbagai lingkungan belajar. Peserta didik akan banyak melakukan aktivitas belajar selama di rumah dengan memanfaatkan berbagai lingkungan belajar.